Dakwah NUsantara

Merupakan Sebuah Media Lembaga PBNU yang bergerak di bidang dakwah untuk mensyi'arkan Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. sebuah portal berita yang mensyi'arkan Dakwah yang Ramah serta menyajikan informasi yang menarik bagi Da'i Seluruh Indonesia dan Dunia.

DaerahSeni Budaya

Viral-Video Acara Aqiqah (Mulang Areh) di Kertagena Tengah Kadur Pamekasan Madura

Jatim, Dakwah NU
Fanspage Facebook Dakwah Nusantara mengunggah Video penyelenggaraan Aqiqah, yang diselenggarakan keluarga H. Johan Agung Laksono warga hnahdliyyin di Dasa Kertagena Tengah, Kadur, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Sabtu (18/09).

Video tersebut menampilkan pembacaan riwayat nabi atau  maulid nabi Muhammad SAW, yang biasa dikenal dengan Mahallul Qiyam. Ditengah-tengah acara mahallul qiyam berlangsung, tampak tim hadrah yang sedang larut dalam alunan syahdu shalawat atas rasulallah. Yang menjadi perhatian publik adalah seorang tim hadrah yang sedang membawa bayi dalam keranjang berkeliling minta doa restu dengan langkah gontai menari, layaknya tarian zapin ala Timur Tengah.

Tonton Videonya di Fanspage Facebook Dakwah Nusantara

Terkait Video Viral tersebut, dakwahnu.id menkonfirmasi kepada Pengurus Syuriah Ranting NU Kertagena Tengah Kadur Pamekasan, Kyai Suto Abdurraham. Beliau menyampaikan bahwa video tersebut merupakan acara aqiqah yang diselenggarakan warga nahdliyyin di Desa Kertagena Tengah Kadur Pamekasan.

“iya coraknya video tersebut Viral, Memang tampil apa adanya, seperti tanpa beban se nimang itu.” ujarnya.

Selain pengurus syuriyah NU Kyai Suto Abdurrahman juga sebagai Kepala Desa Kertangena Tengah. Saat di tanya terkait tardisi dan budaya NU yang masih melekat serta lestari di mansyarakat, beliau menegaskan bahwa NU tidak pernah menolak dan membatasi tradisi-tradisi baik yang bisa di lestarikan.

“Agaknya NU tidak pernah menolak dan membatasi tradisi-tradisi baik yang bisa dilestarikan selama tidak menyimpang dari paham Aswaja.” ungkapnya.

Kyai Suto juga menyampaikan modernisasi dan era digital menjadi tantangan generasi millenial. Tidak sedikit generasi muda saat ini yang sudah lebih tertarik kepada game online dan fasilitas medsos ketimbang mendalami, mempelajari dan mempertahankan tradisi  baik warisan para pendahulu.

“Modernisasi dan era digital menjadi tantangan generasi millenial untuk peduli pada tradisi-tradisi baik di masyarakat. Tidak sedikit generasi muda saat ini yg sudah lebih tertarik kepada game-game online dan fasilitas medsos yg lain ketimbang mendalami, mempelajari dan mempertahankan tradisi-tradisi baik warisan para pendahulu.” tegasnya.

Terkait amaliah Aswaja NU di masyarakat masih aman dari rongrongan seperti paham salafi wahabi. Warga nahdlyiin di Desa Kertagena Tengah masih teguh dengan amaliah ahlussunnah wal jamaah an nahdliyah, berkat bimbingan para tokoh NU. Kyai Suto, menambahkan.

“Amaliah Aswaja NU Aman. Tetap dalam bimbingan tokoh NU.” katanya.

Sampai berita ini diturunkan, video aqiqah (mulang areh, bahasa maduranya) ditonton oleh seratus lima puluh enam ribu tayang dan dua ribu dibagikan. Mudah-mudahan dengan video ini menjadi inspirasi bagi lestarinya tradisi dan budaya sebagai infrastruktur bagi lesatrinya ajaran islam ahlussunnah wal jamaah. (ASR)

Video dapat dilihat dengan klik disini

Abdus Saleh Radai
Spread the love

Comment here