Dakwah NUsantara

Merupakan Sebuah Media Lembaga PBNU yang bergerak di bidang dakwah untuk mensyi'arkan Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. sebuah portal berita yang mensyi'arkan Dakwah yang Ramah serta menyajikan informasi yang menarik bagi Da'i Seluruh Indonesia dan Dunia.

Nasional

Tenangkan Umat, PBNU Tegaskan Vaksin Covid-19 Halal dan Aman

Jakarta, DAKWAH NU
Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) M. Imdadun Rahmat mengajak masyarakat untuk tidak meragukan kehalalan dan keamanan vaksin covid-19 yang telah disuntikkan perdana pada Rabu (13/1/2021).

Pasalnya, pada Senin (11/1/2021), Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan Fatwa Nomor 2 Tahun 2021 tentang kehalalan Produk Vaksin Covid-19 dari Sinovac Life Sience Co.Ltd China dan PT. Bio Farma (Persero), kemudian menyusul dikeluarkannya Emergency Use Authorization (EUA) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Mengenai kehalalan, otoritas yang dipercaya oleh publik itu adalah organisasi-organisasi islam kredibel, MUI adalah salah satu organisasi Islam yang kredibel yang selama ini memang menjalankan peran dan fungsi pengecekan juga pembinaan dan kontrol terkait dengan produk halal,” jelas Imdadun, dikutip dari JawaPost.com.

“Sedangkan mengenai soal keamanan vaksin, BPOM itu adalah lembaga yang juga kredibel, yang memiliki kewenangan yang dijamin oleh Undang-Undang dan cara kerjanya juga di atur oleh Undang-Undang dan lembaga ini juga dikontrol oleh publik,” Ia menambahkan.

Ia menghimbau masyarakat agar dapat berpikir jernih dalam menilai program vaksinasi, karena memang tebukti vaksin covid-19 aman dan halal bagi masyarakat.

“Kalau BPOM dan MUI tidak dipercaya lalu mau percaya kepada siapa, jadi ini memang problem tidak ada pada BPOM maupun MUI tapi problem ini ada pada ketidakjernihan atau saya kira ada masalah ini terkait dengan psikologi dari kelompok-kelompok yang masih mempertanyakan ini,” jelasnya.

Sebelumnya, diketahui bahwa PT. Bio Farma (Persero) sudah mendistribusikan vaksin covid-19 dari Sinovac ke-34 provinsi di Indonesia. Program vaksinasi sudah dimulai pada Rabu (13/1/2021). Jumlah vaksin yang sudah didistribusikan berjumlah 1.060.440 dosis. Penerima vaksin pertama adalah Preside Joko Widodo kemudian disusul beberapa aparat negara dan perwakilan masyarakat. (fqh)

Kontributor: Fadhilla Berliannisa
Editor: Faqih Ulwan

Spread the love

Comment here