Dakwah NUsantara

Merupakan Sebuah Media Lembaga PBNU yang bergerak di bidang dakwah untuk mensyi'arkan Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. sebuah portal berita yang mensyi'arkan Dakwah yang Ramah serta menyajikan informasi yang menarik bagi Da'i Seluruh Indonesia dan Dunia.

Nasional

Sekjen Helmy: Bukan Hanya Besar dalam Jumlah, Kader NU Juga Harus Mampu Memberikan Kontribusi dan Peran

Jakarta, Dakwah NU
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Gus Helmy Faishal Zaini mengajak masyarakat Indonesia bersyukur sebab mampu menjalankan keislaman dan keindonesiaan dalam satu tarikan nafas.

“Indahnya kita menjadi warga NU dan NKRI adalah kita bisa menjalankan keislaman dan keindonesiaan ini dalam satu tarikan nafas. Contohnya adalah ketika kita berada di jalan raya, maka berlaku UU lalu lintas, ketika kita mematuhi UU Lalu lintas maka kita juga telah memenuhi tanggungjawab sebagai warga negara dan umat Islam,” ujar Sekjen.

Kemudian beliau menyampaikan, bagi warga NU, terutama pengurus memiliki dua amanah penting sebagai bagian dari khidmah dalam menjalankan organisasi. Pertama, amanah wathoniyah atau kebangsaan. Kedua, amanah diniyah atau keagamaan.

Beliau berharap masyarakat dan pengurus dapat menjalankan dua fungsi ini sekaligus dalam satu pergerakan.

“Maka dalam kesempatan kali ini, saya menyampaikan bahwa sesungguhnya kita harus bangga jadi warga NU, bagian dari nkri karena sejak awal pendirian negara ini telah dimotivasi oleh sebuah ideologi yang penting, yaitu hubbul Wathon minal iman. Dasar inilah yang kemudian menjadikan nafas pergerakan kita satu bagian bersifat integral bahwa aktivitas kita seharian ini adalah perwujudan dari jargon tersebut,” jelasnya.

“Maka ketika negara kita berdiri sebagai negara kebangsaan, bagi kita tidak membutuhkan pengertian NKRI bersyariah. Karena berlaku bahwa pada setiap kita jumpai kemaslahatan pada hakikatnya di situ ada syariat dan ketentuan Allah,” imbuh Sekjen.

Dalam acara Rapimnas itu, beliau menyebut penting sekali bagi kader IPNU IPPNU dalam membuat program strategis. Sebab sesungguhnya tugas Rapimnas ini menyempurnakan tiga hal penting, pertama penguatan struktur kelembagaan. Apakah IPNU IPPNU benar-benar terbentuk, sehingga penguatan kelembagaan ini harus menjadi konsen.

Kedua adalah penguatan program, kapasitas, kader, wawasan dan sekaligus memperkenalkan dengan jaringan nasional. Hal ini dimaksudkan agar kader NU akan tumbuh terus menjadi bagian penting dalam melakukan transformasi besar. Dan yang terakhir adalah penguatan kaderisasi di seluruh level.

“Saya mengajak tantangan kita ke depan tidaklah mudah, terutama pasca pandemi, inilah momentum rekanita IPPNU dalam mengambil bagian untuk pemulihan pandemi, Kita juga akan menyongsong Indonesia agar semakin baik,” ujarnya.

“Kita harapkan kita bukan hanya besar dalam jumlah, tapi NU besar dalam memberikan peran dan kontribusi yang besar untuk bangsa. Selamat Rapimnas, dan semua keputusannya semoga maslahah,” pungkas Sekjen. (fbr)

Spread the love

Comment here