Dakwah NUsantara

Merupakan Sebuah Media Lembaga PBNU yang bergerak di bidang dakwah untuk mensyi'arkan Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. sebuah portal berita yang mensyi'arkan Dakwah yang Ramah serta menyajikan informasi yang menarik bagi Da'i Seluruh Indonesia dan Dunia.

Internasional

Ramai Isu Penghancuran Masjid, PCINU China Dorong Masyarakat Tidak Terprovokasi

Istimewa, Dakwah NU
Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) China memberikan pernyataan atas pemberitaan media terkait penghancuran ribuan masjid di Xinjiang.

Berdasarkan pemberitaan media beberapa hari terakhir menyebutkan adanya penghancuran ribuan masjid di China, yang bersumber dari sebuah lembaga Think Tank Australia. Rois Syuriyah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) China, Imron Rosyadi Hamid memberikan beberapa respon terkait berita tersebut.

“Mengharapkan agar umat Islam Indonesia tidak terprovokasi pemberitaan yang belum jelas kebenarannya,” kata Rois Syuriyah PCINU China Imron Rosyadi Hamid, Selasa, (29/9)

Menurut Imron, berita yang menyebut terjadinya penghancuran ribuan masjid di Xinjiang oleh Pemerintah China itu seperti mengulang berita-berita sama yang pernah beredar beberapa tahun lalu dari sumber-sumber media barat dan sudah dibantah otoritas China.

PCINU China telah melihat langsut terkait kehidupan beragama di China, yang mana aktivitas umat Islam di China berlangsung normal, termasuk beberapa masjid di berbagai kota yang dipelihara dengan baik dan warga muslim Indonesia dapat bebas beribadah di dalamnya.

Saat ini China memberikan kebebasan beragama bagi rakyatnya untuk memeluk agama atau tidak, yang terdapat dalam pasal 36. Sebab ada 5 agama resmi di China dan difasilitasi oleh Pemerintah China. Ke-5 agama tersebut diantaranya; Islam, Protestan, Katolik, Budha dan Tao.

“Selain membangun banyak masjid di berbagai kota, Pemerintah Tiongkok juga memberikan berbagai fasilitas pelayanan ibadah haji bagi warga muslim yang akan ke Tanah Suci,” katanya.

Terakhir PCINU China mengajak umat islam Indonesia untuk fokus membantu pemerintah RI dalam menangani wabah covid-19 dan tetap jernih dalam menanggapi berita yang menyebut ada penghancuran ribuan masjid di Tiongkok di tengah perkembangannya wacana perang dagang antara barat dan china. (Ahn)

*Marina Syelsyela (Mahasiswi Univ Negeri Jakarta)

Spread the love

Comment here

Dakwah Nusantara

Dakwah Ramah, Dakwahnya Ahlusunnah wal Jama'ah an-Nahdliyyah