Dakwah NUsantara

Merupakan Sebuah Media Lembaga PBNU yang bergerak di bidang dakwah untuk mensyi'arkan Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. sebuah portal berita yang mensyi'arkan Dakwah yang Ramah serta menyajikan informasi yang menarik bagi Da'i Seluruh Indonesia dan Dunia.

HikmahNasionalPendidikan Islam

Rais Aam PBNU : Pendidikan Itu Harus Melahirkan ‘Pinter, Bener, Tak Keblinger’

Jakarta, Dakwah NU
Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar mengungkapkan perhatiannya terhadap pendidikan saat ini. Menurutnya, pendidikan itu seharushnya tidak hanya membuat manusia pintar saja tetapi menjadi mansia yang terdidik dengan akhlak yang baik.

“Pendidikan itu yang penting bisa melahirkan manusia-manusia yang bener sekaligus pinter. Kalau yang pinter saja, sudah banyak dan itu kita semua sudah tahu,” tutur Kiai Miftach saat berkunjung ke Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang belum lama ini.

Baca juga : KH Miftachul Akhyar, Ulama Sederhana dan Berakhlak yang Digadang Menjadi Ketua Umum MUI

Kedatangan Kiai Miftah-sapaan akrabnya-disambut ramah oleh Rektor UIN Malang Prof Dr Abdul Haris MAg beserta para wakilnya. Dalam acara silaturahmi yang dibalut dengan nuansa kekeluargaan itu, kiai kelahiran Surabaya tahun 1953 tersebut mengungkapkan perhatiannya atas kondisi pendidikan yang ada di negeri ini.

Kiai Miftah menyatakan, perhatian kepada pendidikan bagi NU merupakan sebuah amanah besar di samping persoalan ekonomi yang belum teratasi di Indonesia. Menyoal kesehatan, menurutnya “Alhamdulillah kalau permasalahan kesehatan sudah mulai muncul perubahan,” imbuhnya.

Ulama yang digadang menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini mengungkapkan, sudah lama UIN Malang dikenal sebagai perintis pendidikan tinggi Islam dengan model pengelolaannya dipadu ala pesantren. Sekarang ini sebenarnya tidak perlu lagi menambah orang-orang pintar saja jika mereka tidak benar. “Orang yang pinter tapi tidak bener nantinya jadi keblinger,” ucapnya.

Maka kiai lulus beberapa pesantren ternama di tanah Jawa ini menyatakan, kelak pendidikan di pondok pesantren dan kampus-kampus berbasis pesantrenlah yang mampu melahirkan produk yang dibutuhkan tersebut. Misalnya UIN Malang.

“Lha, UIN Maliki ini termasuk di dalamnya karena telah menerapkan sistem pendidikan pesantren,” ucapnya.

Kiai Miftah pun berharap UIN Maliki bisa terus maju dan berkembang seiring perubahan zaman. Hadir saat acara, para wakil rektor, pimpinan pascasarjana, para dekan, para kabiro, ketua unit-unit universitas, dan pejabat lain yang terkait di UIN Malang.

“Semoga kampus ini mampu menaikkan grafiknya. Maqom-nya terus menanjak hingga membanggakan kita semua dan para muaziz hingga nanti melahirkan manusia yang benar sekaligus pintar,” pungkasnya.

Spread the love

Comment here

Dakwah Nusantara

Dakwah Ramah, Dakwahnya Ahlusunnah wal Jama'ah an-Nahdliyyah