Dakwah NUsantara

Merupakan Sebuah Media Lembaga PBNU yang bergerak di bidang dakwah untuk mensyi'arkan Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. sebuah portal berita yang mensyi'arkan Dakwah yang Ramah serta menyajikan informasi yang menarik bagi Da'i Seluruh Indonesia dan Dunia.

Muktamar NUNasional

PWNU DKI: Muktamar NU Pecah, Indonesia Akan Hancur

Jakarta, Dakwah NU
Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi DKI Jakarta KH Samsul Ma’arif dengan segala kerendahan hati meminta kepada seluruh pejabat PBNU terutama Rais Aam dan Ketua Umum PBNU agar Muktamar ke-34 NU tetap dilaksanakan tanggal 23 Desember 2021 (sesuai dengan keputusan Konbes Jakarta 25 September 2021) sekalipun hybrid atau secara virtual sebagai solusi karena ada larangan PPKM.H

al ini diutarakannya demi menjaga kebersamaan, kerukunan agar Nahdlatul Ulama (NU) tidak pecah. Menurut Kiai Samsul, apabila Muktamar dimajukan atau dimundurkan, dua kubu (rais am) dan kubu mayoritas PBNU, pada Muktamar mendatang akan menggelar muktamar sesuai keinginannya (17 Desember 2021 dan 31 Januari 2022).

“Ini dampaknya besar, ini NU akan pecah dan menjadi dua. Kalau NU pecah maka tidak menutup kemungkinan Indonesia akan hancur” kata Kiai Samsul kepada Dakwah NU, senin (6/12).

Pihaknya meminta kepada dua kandidat yang menggelar rapat Lengkap PBNU maupun yang menyelenggarakan Konferensi Besar PBNU (Selasa/7 Desember 2021)bisa berkompromi, muktamar tetap dilaksanakan pada tanggal 23 Desember 2021 sekalipun cara hybrid atau virtual karena ada larangan PPKM.

“Itu merupakan upaya menghindari dua muktamar, sebab akibatnya akan sampai pada perpecahan bagi negeri ini,” kata Kiai Samsul.K

Kiai Samsul menegaskan agar NU harus selalu menjadi teladan, jangan sampai NU itu berantakan. Masyarakat tidak percaya lagi dengan NU lantaran perpecahan dalam Muktamar.

“Kalau NU sudah pecah maka tidak menutup kemungkinan Indonesia ini akan pecah, NU tidak bisa dijadikan lagi teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

“Siapa yang menjaga Indonesia lagi kalau bukan NU? jika NU sudah berantakan?”pungkasnya.

Dikabarkan saat ini Rais Aam meminta untuk melaksanakan muktamar pada 17 Desember mendatang. Sedangkan jajaran Tanfidziyah PBNU mengusulkan melaksanakan pada 31 Januari 2022 mendatang.(fqh)

Spread the love

Comment here