Dakwah NUsantara

Merupakan Sebuah Media Lembaga PBNU yang bergerak di bidang dakwah untuk mensyi'arkan Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. sebuah portal berita yang mensyi'arkan Dakwah yang Ramah serta menyajikan informasi yang menarik bagi Da'i Seluruh Indonesia dan Dunia.

Daerah

Perkuat Dakwah Aswaja, LD-PCNU Kabupaten Kediri Gelar Pendidikan Penggerak Dakwah Nahdlatul Ulama

Kediri, Dakwah NU
Lembaga Dakwah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LD PCNU) Kabupaten Kediri menyelenggarakan Pendidikan Penggerak Dakwah Nahdlatul Ulama (PPDNU) sebagai upaya memperkuat ajaran Ahlussunah wal Jamaah Annahdliyah.

Pendidikan tersebut diikuti oleh perwakilan banom-banom NU di Kabupaten Kediri. Pendidikan dilaksanakan di aula Islamic Center Multazam al Hadi Badas Kabupaten Kediri pada hari Jum’at (7/5).

Acara ini digelar selama tiga hari di bulan Ramadhan dimulai hari Jum’at, 26 – 28 Ramadhan. Acara dibuka oleh ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Kediri KH Muhammad Makmun Mahfudz dan ditutup oleh KH Busyro Karim, Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Kediri.

Ketua LD-PCNU Kabupaten Kediri, Kiai Asyhari berharap dengan diselenggarakan kegiatan ini akan terwujud sinergitas dakwah NU secara massif di semua lini, di semua tingkatan umur dan di semua komunitas profesi. Beliau juga berharap, pendidikan ini dapat menjadi modal bagi peserta untuk berdakwah lingkup banomnya masing-masing.

“Sinergitas dengan semua kalangan dalam Dakwah Islam Aswaja sangat penting untuk meraih hasil dakwah yang maksimal,” ungkapnya dalam keterangan yang diterima redaksi, Ahad (9/5).

Senada saat dihubungi, Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) KH. Agus Salim mengapresiasi pengkaderan yang dilakukan LD PCNU Kediri. Abi berpesan seluruh peserta PPDNU agar memahami Islam dari berbagai aspek, yaitu aspek Syariah, Thoriqoh, dan Hakikat.

“Dengan menguasai dan mengamalkan semua aspek tersebut, maka para dai penggerak NU akan mudah diterima masyarakat, lembut, santun, dan berkahlak dalam berdakwah,” tutur Abi kepada redaksi, Ahad (9/5).

“Jika dalam berdakwah hanya fokus pada aspek syariat saja maka akan keras, radikal dalam menyampaikan dakwahnya, dengan menggabungkan ketiganya, maka akan tercipta dakwah yang ramah,” sambungnya.

Abi juga berpesan kepada peserta agar menjadi kader penggerak dakwah untuk dirinya, keluarganya, dan umat di lingkungannya masing-masing.

“Dai Penggerak NU itu harus jemput bola dan membentuk simpul-simpul dakwah agar dakwah NU dapat menyebar sampai pada lapisan masyarakat paling bawah. Karena saat ini masih banyak dari warga NU yang amaliahnya NU, namun fikrah dan harakahnya berseberangan dengan NU. Inilah tantangan dan tugas kader-kader PPDNU sekarang dan di masa yang akan datang,” pesannya. (fqh)

Spread the love

Comment here