Dakwah NUsantara

Merupakan Sebuah Media Lembaga PBNU yang bergerak di bidang dakwah untuk mensyi'arkan Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. sebuah portal berita yang mensyi'arkan Dakwah yang Ramah serta menyajikan informasi yang menarik bagi Da'i Seluruh Indonesia dan Dunia.

HikmahNasionalSyiar Islam

Penting! Etika yang Harus Dipenuhi Pendakwah oleh KH. Agus Salim HS

Jakarta, DakwahNU
Ketua Lembaga Dakwah PBNU, KH. Agus Salim berpesan agar para dai menjadi teladan bagi masyarakat. Baginya sudah menjadi ketentuan sebagai Dai NU untuk berdakwah dengan akhlak dan menggunakan etika. Pesan ini didasari atas dakwah yang dicontohkan Rasulullah Saw. untuk para dai sebagai penerus Risalah Islam yang dibawa Rasul Saw.

“NU (Nahdlatul Ulama) punya etika kriteria khas dalam berdakwah. Etika dalam berdakwah tentu harus ada yakni dengan mencontoh Rasulullah Saw,” ungkapnya saat menjadi pembicara dalam acara Silaturrahmi Alumni Dai Mesir melalui aplikasi virtual di kantor LD-PBNU, Rabu (8/7) siang.

Baca juga : Selenggarakan Silaturrahmi Alumni Dai Mesir, Begini Pesan Ketua LD-PBNU

Kiai yang akrab disapa Abi ini memaparkan ada beberapa etika yang perlu dilakukan para dai dalam berdakwah. Etika tersebut yakni, pertama, dakwah harus dengan niat yang baik karena semua berangkat dari niat. Kedua, konten/isi dakwah harus dapat dipertanggungjawabkan keilmiahannya.

“Konten konten dakwah harus berdasarkan dalil yang jelas, kontennya juga harus berdasarkan fakta, dan dengan argumentasi argumentasi yang sehat, pesan pesan yang nalarnya sehat,” jelas Abi.

“Ketiga adalah berdakwah dengan akhlak dengan rujukan para pendiri Nahdlatul Ulama yang senantiasa berdakwah dengan tulus dan santun,” sambungnya.

Abi yang juga merupakan Mursyid Thoriqoh ini berpesan kepada para dai untuk menjadikan dakwah sebagai instrumen/alat dalam menjaga keutuhan bangsa dengan tidak sembarangan berfatwa dan meneladani akhlak Rasulullah Saw. Hal ini diupayakan dengan dakwah wasathiyah/dakwah Islam Nusantara yakni dakwah Islam yang dibawa Rasulullah Saw. dengan metode Nusantara.

“Sudah menjadi cirikhas NU untuk tidak sembarangan berfatwa karena besarnya tawadhu kepada Allah Swt. dan menjadikan Rasulullah Saw. sebagai teladan dalam berdakwah,” pungkasnya.(Fqh)

Pewarta : Faqih Ulwan
Editor : Abdus Saleh Radai

Spread the love

Comment here