Dakwah NUsantara

Merupakan Sebuah Media Lembaga PBNU yang bergerak di bidang dakwah untuk mensyi'arkan Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. sebuah portal berita yang mensyi'arkan Dakwah yang Ramah serta menyajikan informasi yang menarik bagi Da'i Seluruh Indonesia dan Dunia.

DaerahTasawuf

Pengurus MATAN Kabupaten Bekasi Dilantik, Hendra Cipta Dinata: Thoriqoh Harus Membumi

Bekasi, Dakwah NU
Pengurus Komisariat Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah (MATAN) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Haji Agus Salim Cikarang, resmi dilantik oleh Pengurus Wilayah (PW) Mahasiswa Ahli Thoriqoh al-Mu’tabaroh an-Nahdliyyah (MATAN) DKI Jakarta (3/4).

Dalam Pelantikan yang digelar di Yayasan Pendidikan Islam Manbaul Hikmah Warrisalah Kabupaten Bekasi tersebut, hadir H. Hendra Cipta Dinata sebagai Mudir Idaroh Syu’biyah Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah (JATMAN) Kabupaten Bekasi, hadir pula perwakilan Pengurus Wilayah MATAN DKI Jakarta, Kyai Mustafid selaku Sekretaris, Kyai Idris Wasahuwa sebagai Wakil Ketua I, dan Warto’i sebagai Wakil Sekretaris PW MATAN DKI Jakarta.

Dalam sambutannya H. Hendra selaku Mudir Idaroh Syu’biyah (JATMAN) Kabupaten Bekasi, menyampaikan mendukung penuh atas berdirinya MATAN Komisariat STAI Haji Agus Salim Cikarang sebagai Komisariat MATAN baru di Kabupaten Bekasi, dan dapat terus menyebarkan thoriqoh di Kabupaten Bekasi.

“Pengurus MATAN yang akan dilantik ini, kami selaku Pengurus Idaroh Syu’biyah JATMAN Kabupaten Bekasi, mendukung dan berharap kalian dapat menyebarkan Thoriqoh di Kabupaten Bekasi,” tegasnya.

H. Hedra, juga menyampaikan pentingnya syiar thoriqah secara konprehensif pada semua lapisan masyarakat, agar thoriqoh khususnya di Kabupaten Bekasi, semakin membumi dan mempunyai signifikansi manfaat bagi semua lapisan masyarakat. Terutama pengenalan thoriqah sejak dini kepada para pelajar, pemuda, mahasiswa, secara spesifik adalah kaum milenial.

“Thoriqah sangtlah penting dikenalkan sejak dini kepada para pelajar, mahasiswa, pemuda, dan wabil khusus para milenial, dan juga masyrakat secara umum,” ungkapnya.

Tantangan besar bagi Jatman di Kabupaten Bekasi adalah bagaimana Thoriqah dapat mewarnai, dan dapat menjadi media agar masyarakat pandai menggunakan akal sehat, peduli sesama, dan mampu mengisi kekosongan dan kehampaan ruhaniah pada setiap individu dalam masyarakat kita. Sehingga sifat-sifat keputusasaan, kesedihan, kekerasan, terorisme khususnya, tidak lagi terkait dengan bekasi, H. Hendara, menambahkan.

“Dengan terbentuknya Komisariat MATAN ini, saya harapkan bisa membantu JATMAN Bekasi dalam menjalankan program kegiatan, terutama keikutsertaan MATAN dalam setiap kegiatan majelis dzikir berbagai thoriqah yang tergabung di JATMAN,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I PW MATAN DKI Jakarta Kyai Idris Wasahua juga sangat mengapresiasi atas terbentuknya MATAN Pertama kali di Kabupaten Bekasi.

“Saya mengapresiasi atas berdirinya MATAN di STAI Haji Agus Salim Cikarang ini, semoga dapat menyebarkan organisasi di kampus-kampus lain.” ujarnya.

Acara tersebut digelar di Yayasan Pendidikan Islam Manbaul Hikmah Warrisalah, Pimpinan KH. Agus Salim HS, Rois Idaroh Syu’biyah Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah (JATMAN) Kabupaten Bekasi. (ASR)

Abdus Saleh Radai
Latest posts by Abdus Saleh Radai (see all)
Spread the love

Comment here