Dakwah NUsantara

Merupakan Sebuah Media Lembaga PBNU yang bergerak di bidang dakwah untuk mensyi'arkan Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. sebuah portal berita yang mensyi'arkan Dakwah yang Ramah serta menyajikan informasi yang menarik bagi Da'i Seluruh Indonesia dan Dunia.

Kajian Kitab

Ngaji Kitab Kuning Al Khoridah Al Bahiyyah 02

قال المؤلف رحمه الله تعالى:
الحمد لله العلي الواحد ♦️ العالم الفرد الغني الماجد

“Segala puji bagi Allah, al ‘Aliy, al Waahid, al Fard al Ghoniy, al Maajid”

Penjelasan
Di awal kitabnya As Syaikh Ahmad ad Dardir mengucapkan hamdalah, hamdalah artinya memuji Allah dengan lisan atas kenikmatan yang telah Allah anugerahkan yang bukan merupakan kewajiban bagi-Nya.

As Syaikh Ahmad ad Dardir menyebutkan beberapa al Asma al Husna (nama-nama yang menunjukkan kesempurnaan bagi Allah), yaitu:

  1. Allah, artinya Dzat yang memiliki sifat ketuhanan (ilahiyyah), yakni kekuasaan untuk menciptakan makhluk dari tiada menjadi ada.
  2. Al ‘Aliy, artinya Dzat yang disucikan dari setiap sifat naqsh (sifat yang tidak layak bagi-Nya) dan bersifatannya Allah dengan setiap sifat Kamal (sifat yang layak bagi Allah)
  3. Al Waahid, artinya Dzat yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Allah Waahid bukan dari segi bilangan, tetapi dari segi bahwa Allah tidak ada sekutu bagi-Nya. Karena bilangan itu bisa bertambah dan berkurang serta bisa dibagi-bagi. Sedangkan yang dibagi-bagi adalah jisim.
  4. Al Aalim, artinya Dzat yang mengetahui segala sesuatu dengan ilmu yang azali (tidak berpermulaan) dan abadi (tidak berpenghabisan).
  5. Al Fard, maknanya sama dengan al Waahid , artinya Dzat yang tidak ada sekutu bagi-Nya baik pada Dzat, sifat maupun perbuatan-Nya.
  6. Al Ghoniy, artinya Dzat yang tidak membutuhkan kepada selain Nya. Allah tidak butuh pada tempat, Allah tidak butuh pada penolong, Allah tidak butuh pada menteri yang membantunya dan makhluk lainnya.
  7. Al Maajid, artinya sama dengan al Adzim (Dzat yang agung kekuasaan-Nya)

Sebagian ulama memaknainya dengan al Kariim (Dzat yang luas pemberiannya).

والله اعلم بالصواب

Penulis:
Tim Aswaja NU Center Kab Kediri

Abdus Saleh Radai
Spread the love

Comment here