Dakwah NUsantara

Merupakan Sebuah Media Lembaga PBNU yang bergerak di bidang dakwah untuk mensyi'arkan Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. sebuah portal berita yang mensyi'arkan Dakwah yang Ramah serta menyajikan informasi yang menarik bagi Da'i Seluruh Indonesia dan Dunia.

Amaliah NU

Ngaji Kitab Bidayatul Hidayah Karya Al Imam Al Ghozali 11

Al Ghazali

Kediri, Dakwah NU

قال المؤلف رحمه الله تعالى:
وهو ممن قال فيهم رسول الله: (أنا من غير الدجال أخوف عليكم من الدجال) فقيل: وما هو يارسول الله؟، فقال: (علماء السوء). وهذا لأن الدجال غايته الإضلال، ومثل هذا العالم وإن صرف الناس عن الدنيا بلسانه ومقاله فهو دافع لهم إليها بأعماله وأحواله، ولسان الحال أفصح من لسان المقال، وطباع الناس إلى المساعدة في الأعمال أميل منها إلى المتابعة في الأقوال؛ فما أفسده هذا المغرور بأعماله أكثر مما أصلحه بأقواله، إذ لا يستجرىء الجاهل على الرغبة في الدنيا إلا باستجراء العلماء، فقد صار علمه سببا لجرأة عباد الله على معاصيه، ونفسه الجاهلة مدلة مع ذلك تمنيه وترجيه، وتدعوه إلى أن يمن على الله بعلمه، وتخيل إليه نفسه أنه خير من كثير من عباد الله.

Dia termasuk orang-orang yang dikatakan oleh Rasulullah tentang mereka: “Saya selain Dajjal ada yang lebih saya khawatirkan atas kalian dari Dajjal”. Dikatakan, apa dia wahai Rasulullah?, Beliau bersabda: “Ulama yang buruk”. Ini karena tujuan Dajjal adalah menyesatkan, dan seperti ini juga ulama yang buruk, meskipun mereka memalingkan manusia dari mencintai dunia dengan lisannya dan perkataannya tetapi mereka mendorong dan mengajak mereka untuk mencintai dunia dengan perbuatan dan sikapnya, nasehat dengan sikap itu lebih mengena dan lebih jelas dibandingkan dengan nasehat dengan perkataan, tabiat manusia untuk membantu dalam perbuatan itu lebih condong dari pada mengikuti perkataan.

Maka apa yang dirusak dengan perbuatannya oleh orang yang tertipu ini lebih banyak dari apa yang dia perbaiki dengan ucapannya, karena orang yang bodoh tidak akan berani-berani untuk mencintai dunia kecuali dengan berani-beraninya para ulamanya untuk mencintai dunia. Ilmunya menjadi sebab beraninya para hamba Allah untuk melakukan maksiat kepada-Nya, dan hawa nafsunya yang bodoh menunjukkan pada orang yang ketiga untuk mengharapkan (surga dan pahala yang besar) dan terkadang memerintahkannya untuk mengharapkan sesuatu yang mudah didapatkan (seperti harta dan banyaknya pengikut) dan dengan ilmunya menghantarkan dia untuk mengundat-ngundat pada Allah, dan nafsunya berkhayal bahwa dia lebih baik dari kebanyakan para hamba Allah

Catatan:
Di antara sifat-sifat seorang ulama yang baik adalah:

  1. Mengamalkan ilmu yang dipelajarinya
  2. Istiqomah dalam ketaqwaan dan ketaatan kepada Allah, menjalankan yang diwajibkan dan menjauhi yang diharamkan
  3. Mengajarkan ilmu yang telah dipelajarinya kepada orang lain
  4. Ikhlas dalam belajar dan mengajar, mengajar untuk memperoleh ridlo Allah, bukan untuk mencari ridlo manusia, atau untuk meraup harta kekayaan dan kekuasaan
  5. Berakhlak yang mulia dan bisa menjadi teladan orang lain, karena masyarakat lebih cenderung meniru tingkah laku seorang ulama dari pada mengikuti perkataannya.
  6. Terpercaya dan tidak mudah berfatwa tanpa ilmu
  7. Zuhud, tidak mencintai dunia, karena mencintai dunia adalah pangkal dari segala kesalahan.

والله اعلم بالصواب

Oleh : Dr. KH. Asy’ari Masduki, S.HI., MA
Pengasuh Majlis Ta’lim Baitul Iman – PP Syahamah Kediri, Aswaja NU Center Kab Kediri dan Pengurus LDNU Kediri Jawa Timur

Abdus Saleh Radai
Spread the love

Comment here