Dakwah NUsantara

Merupakan Sebuah Media Lembaga PBNU yang bergerak di bidang dakwah untuk mensyi'arkan Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. sebuah portal berita yang mensyi'arkan Dakwah yang Ramah serta menyajikan informasi yang menarik bagi Da'i Seluruh Indonesia dan Dunia.

Daerah

Maksimalkan Dakwah Milenial, LDNU-LTNU Jombang Dirikan Studio Dakwah

Jombang, Dakwah NU
Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) bersama Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Jombang, Jawa Timur berupaya mengoptimalkan dakwah NU melalui peranan media yang kian berkembang.

Optimalisasi dakwah ini berangkat dari situasi hampir semua kalangan muda saat ini memanfaatkan teknologi informasi di dalam memenuhi sebagian besar kebutuhannya. Tidak terkecuali aspek spiritual melalui dakwah yang disampaikan para kiai, ustadz, dan tokoh masyarakat melalui berbagai platform media sosial.

Hal ini diwujudkan dengan pendirian studio dakwah NU, Ngopi ala Santri. Secara resmi studio tersebut juga sudah diluncurkan Ahad (11/10) di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat.

Ketua PC LTNNU Jombang, A Syamsul Arifin mengatakan, studio tersebut dikonsep dengan kekinian layaknya podcast yang saat ini sedang digunakan banyak kalangan. Yang membedakan adalah setiap tema yang diusung bernafaskan prinsip dan ideologi Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) an-Nahdiyah dengan model interview dan dialog interaktif bersama narasumber.

“Untuk itu, besar harapan saya teman-teman bisa optimal dalam studio atau podcast ini nanti,” katanya.

Dirinya mengaku, saat ini pengurus LTNNU dan LDNU masih menyusun pola dan sistem dalam pengelolaan studio dengan mempertimbangkan sisi keberlanjutan studio tersebut. Prinsipnya studio harus terus terkelola dengan pola yang terstruktur dan terorganisir.

Podcast perdana setelah studio dakwah Ngopi ala Santri resmi diluncurkan

“Sehingga siapapun yang akan menggantikannya nanti bisa mengikuti sistem yang telah dibangun,” imbuh Syamsul, sapaan akrabnya.

Ia menyampaikan, pengelola sudah menyiapkan platform media sosial untuk membantu percepatan penyebaran dakwah NU ke sejumlah kalangan. Selain itu juga sedang dibuatkan website khusus dengan alamat ngopialasantri.com.

“Ini merupakan jawaban kita dalam menghadapi perkembangan dunia digital,” ujarnya.

Senada dengan salah seorang pengurus NU Jombang, Sulthon Sulaiman saat meluncurkan studio mengungkapkan, studio dakwah semacam ini memang sangat dibutuhkan belakangan ini. Karena lebih mewakili kebutuhan dakwah kekinian.

Pengurus LDNU-LTNNU Jombang yang diisi oleh kebanyakan generasi muda, kata dia, sangat tepat sudah mendirikan studio tersebut. Tinggal manajemen pengelolaannya diatur sedemikian baik, dan bila perlu harus dikelola secara profesional.

“Seperti yang disampaikan KH Baidowi, dakwah harus disampaikan sesuai dengan perkembangan zaman. Karena di NU banyak kiai-kiai muda meskipun menguasai banyak ilmu di bidang agama tetapi beliau-beliau hanya memiliki panggung konvensional,” tuturnya.

Sehingga menurutnya, panggung konvensional yang digarap hanya menyasar generasi yang sudah tua. “Maka dari itu, Kiai Baidowi berkata saat hari santri 2019 waktu itu harus ada terobosan dalam dakwah. Karenanya, para pendakwah dalam hal ini generasi NU harus memahami dakwah digital yang sudah menjadi kebutuhan dakwah di era sekarang,” harapnya.

Dakwah di era sekarang ini dikatakannya lebih menarik jika bisa dinikmati di mana saja dan kapan pun, salah satunya dengan menggunakan gadget. “Jadi saya respect dengan terobosan dari LTNNU-LDNU ini,” pungkasnya. (Ahn)

Spread the love

Comment here

Dakwah Nusantara

Dakwah Ramah, Dakwahnya Ahlusunnah wal Jama'ah an-Nahdliyyah