Dakwah NUsantara

Merupakan Sebuah Media Lembaga PBNU yang bergerak di bidang dakwah untuk mensyi'arkan Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. sebuah portal berita yang mensyi'arkan Dakwah yang Ramah serta menyajikan informasi yang menarik bagi Da'i Seluruh Indonesia dan Dunia.

Nasional

Kiai Taufik Damas: Jangan Jadi Dai Jika Tidak Memiliki Cinta

Jakarta, Dakwah NU
Wakil Katib Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi DKI Jakarta KH. Taufik Damas mengkritisi fenomena dakwah saat ini yang cenderung memprovokasi umat. Menurutnya, pendakwah adalah seseorang yang memiliki pemahaman agama yang luas yang bisa mengajak umat kepada kebaikan.

“Namun akhir-akhir ini, justru sebaliknya, banyak pendakwah yang memprovokasi ummat. Oleh karenanya, janganlah menjadi pendakwah kalau tidak memiliki cinta (rahmat),” kata Kiai Taufik Damas, Rabu (24/6).

Ia mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an Surah Ali Imran Ayat 159 “Sebab rahmat dari Allah engkau bersikap lemah-lembut kepada mereka. Seandainya engkau kasar dan keras hati (jahat), mereka akan pergi meninggalkan engkau. Maafkanlah mereka. Mohonkan ampun untuk mereka. Bermusyawarah lah dengan mereka dalam berbagai perkara. Jika engkau sudah punya kebulatan tekad, tawakal lah kepada Allah. Sungguh Allah mencintai orang-orang yang tawakal.”

Menurutnya, sebagai pendakwah (Da’i) semestinya memiliki sifat cinta rahmat (kasih-sayang), sifat pemaaf, selalu mendoakan dan memohon ampunan untuk masyakarat, mau bermusyawarah (demokratis) dan bertawakal (berserah diri) kepada Allah Ta’ala.

“Jika kelima modal (sifat) ini Anda penuhi, maka Anda akan menjadi tuntunan ummat. Sebaliknya, jika Anda kasar, mudah marah, mudah membenci dan memprovokasi, maka tidak akan jadi tuntunan ummat, namun akan hanya jadi tontonan semata,” pungkasnya. (fqh)

Spread the love

Comment here