Dakwah NUsantara

Merupakan Sebuah Media Lembaga PBNU yang bergerak di bidang dakwah untuk mensyi'arkan Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. sebuah portal berita yang mensyi'arkan Dakwah yang Ramah serta menyajikan informasi yang menarik bagi Da'i Seluruh Indonesia dan Dunia.

Nasional

Kiai Said Sampaikan Empat Syarat Organisasi NU Dapat Berjalan Baik

Jakarta, Dakwah NU
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siroj menyampaikan bahwa jika memenuhi empat syarat, organisasi NU dapat berjalan dengan baik.

Pertama, NU harus proporsional dan profesional. Dalam hal ini, ia mengutip Al-Qur’an Surat Al-Isra ayat 36. Jangan mengikutsertakan orang yang tidak profesional. Di budaya kita masih ada budaya ewuh pekewuh.

“Putra tokoh, pendukung, atau penyumbang terbesar dijadikan pengurus. Padahal, mereka belum diketahui kredibilitasnya dan keahliannya,” ujarnya dalam Pleno Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama 2021 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Ahad (26/9/2021).

Kedua, terbuka dan transparan. Artinya, tidak boleh ada hal yang ditutup-tutupi dalam menjalankan organisasi, terutama di bidang pendanaan. Beliau menegaskan bahwa keuangan PBNU diaudit oleh auditor eksternal dan dapat dilihat dan dipertanggungjawabkan masuk keluarnya uang.

“Ini kalau kita mau meningkatkan kualitas organisasi kita. Memang berat dan pahit,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kiai Said menjelaskan bahwa konsekuensi keterbukaan adalah membangun kerjasama dengan semua pihak. Apalagi NU memiliki kekuatan jamaah yang melimpah. Jika hal tersebut dapat dikoordinasi dengan baik dapat menghimpun kekuatan yang luar biasa.

Oleh karena itu, Kiai Said menegaskan perlunya membuka kerja sama tidak hanya dengan internal NU, tetapi juga dengan pihak-pihak eksternal.

“Bukan hanya dengan internal NU, tetapi juga dengan non Muslim. Bekerja samalah bangun tim working. Kerja sama yang penting untuk kebaikan,” katanya.

Hal ketiga yang menjadi syarat kemajuan organisasi NU adalah tanggung jawab bersama. Bukan hanya pada lima tahunan saja dalam forum konferensi ataupun muktamar, tetapi pada hal-hal selepas agenda tersebut.

Melihat pelaksanaan Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2021, Kiai Said mengaku sangat bangga dan bersyukur. Pasalnya, kegiatan yang singkat ini dapat menghasilkan keputusan yang sangat luar biasa.

“Ini menunjukkan kita semua setiap saat, setiap waktu siap untuk bermusyawarah, berdiskusi, menanggapi masalah dengan cepat dan tepat,” pungkasnya.

Latest posts by Abdullah Faqihuddin Ulwan (see all)
Spread the love

Comment here