Dakwah NUsantara

Merupakan Sebuah Media Lembaga PBNU yang bergerak di bidang dakwah untuk mensyi'arkan Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. sebuah portal berita yang mensyi'arkan Dakwah yang Ramah serta menyajikan informasi yang menarik bagi Da'i Seluruh Indonesia dan Dunia.

Nasional

Kiai Manan : PBNU Terbuka Untuk Berdialog Soal UU Ciptaker

Jakarta, Dakwah NU
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang membidangi dakwah dan masjid, KH Abdul Manan Ghani mengatakan, PBNU selalu terbuka untuk berdialog dengan pemerintah soal Omnibus Law Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja (UU Ciptaker). Menurutnya, UU tersebut berkaitan langsung dengan kepentingan umat.

“PBNU terbuka dialog untuk kepentingan umat. Jika undang-undang itu tidka ada kemaslahatan umat, rakyat harus dibela,” ujar Kiai Manan kepada wartawan, Kamis (15/10).

Diketahui, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah sendiri sudah menemui Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj beserta jajarannya pada Sabtu (10/10) lalu untuk memberikan penjelasan tentang Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Namun, Kiai Manan belum mengetahi apakah pengurus PBNU yang lain sudah dipanggil untuk berdialog lebih lanjut. Yang jelas, menurut dia, PBNU sudah berkomunikasi dengan banyak pihak untuk membahas UU Ciptaker.

“Saya kira sudah ada komunikasi, sudah banyak yang datang ke rumah beliau (Kiai Said). Tapi saya gak tahu, karena saya belum ke PBNU,” ucapnya.

Menurut Kiai Manan, PBNU pastinya akan tetap memperjuangkan kepentingan umat, khususnya warga nahdliyin yang mayoritas adalah tenaga kerja. Namun, Kiai Manan tetap mengikuti semua yang dinyatakan Kiai Said sebagai Ketua Umum PBNU.

“Sesuai dengan pernyataan beliau saja lah terkiat UU Ciptaker ini yang sudah banyak beredar. Jadi Kiai Said masih tetap kukuh soal itu untuk judicial review,” katanya.

Kiai Manan menyarakan kepada pemerintah untuk berdialog dengan banyak pihak untuk membahas UU Ciptaker, termasuk dengan ormas-ormas Islam. Karena, menurut dia, semua masyarakat harus mengetahui tentang isi UU Ciptaker.

“Masyarakat harus tahu semua. Jangan seperti kucing dalam karung. Denger-denger DPR saja tidak tahu kan bentuk dokumennya,” jelasnya.

“Jadi saya harus terbuka semua itu, memang harus dialog semua. Jangan sampai rakyat dirugikan. Makanya Kiai Said tetap menolak, saya makmum saja kepada Kiai Said,” lanjutnya menutup. (Ahn)

Spread the love

Comment here

Dakwah Nusantara

Dakwah Ramah, Dakwahnya Ahlusunnah wal Jama'ah an-Nahdliyyah