Dakwah NUsantara

Merupakan Sebuah Media Lembaga PBNU yang bergerak di bidang dakwah untuk mensyi'arkan Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. sebuah portal berita yang mensyi'arkan Dakwah yang Ramah serta menyajikan informasi yang menarik bagi Da'i Seluruh Indonesia dan Dunia.

HikmahNasional

Kiai Abdul Halim Sholeh : Dzikir dan Sholawat Sebab Turunnya Berkah dan Rahmat

Jakarta, Dakwah NU
Wakil Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Dr. KH. Abdul Halim Sholeh memberikan tausyiah pada saat Istighotsah daring yang digelar LD PBNU pada Kamis (17/12/2020) malam. Ia mengajak umat untuk istiqomah meminta pertolongan dengan berdoa kepada Allah Swt dari segala macam musibah. Khususnya berdoa meminta pertolongan akan lindungan Allah Swt dari bahaya Covid-19.

“Kita bersama bermunajat kepada Allah SWT semoga bangsa ini dijauhkan dari musibah, wabil khusus musibah corona. Semoga Allah berkenan mengangkat musibah ini,” tuturnya mengawali tausyiahnya.

Sebagai warga Nahdlatul Ulama (NU), menurut Kiai Halim, kita harus selalu membaca sholawat. Orang yang istiqomah berdzikir, Allah perintahkan malaikat untuk turun mendampingi orang yang istiqomah dalam berdzikir. “Seraya membisikkan kalian tidak perlu cemas dan tidak perlu takut. Bergembiralah engkau akan mendapat kebahagiaan berupa surga yang dijanjikan,”ย ujarnya menjelaskan.

Apabila istiqomah berdzikir kepada Allah Swt, Allah janji yang akan memberikan perlindungan di dalam kehidupan dunia maupun di akhirat. Sebagaimana Nabi Muhammad Saw, orang yang istiqomah membaca sholawat dan beristighfar. Jaminan kehidupannya selalu dimudahkan dari segala macam kesulitan dan selalu diberikan jalan keluar oleh Allah SWT.

Ketua Divisi Majelis Taklim dan Kepemudaan LD PBNU ini menjelaskan, “Siapa yang melazimkan istiqomah membaca istighfar, Allah akan menjadikan kepadanya, setiap kesulitannya akan diberikan jalan keluar oleh Allah SWT. Dan seluruh kegelisahan dan kesedihannya akan dilapangkan oleh Allah SWT,” imbuhnya mengingatkan.

Ia juga mengingatkan, apabila istiqomah berdzikir, Allah akan memberikan kelapangan rezeki. Baginda Rasul Muhammad SAW memerintahkan kita untuk ‘bersholawatlah kepadaku’ karena sesungguhnya sholawat kepada Rasulullah Saw merupakan penebus dosa. Bersholawat juga dapat membersihkan diri kita, jiwa kita.

Oleh sebab itu, di masa pandemi, sebagai orang yang beriman, pandemi merupakan ujian yang diberikan oleh Allah SWT sebagai pengingat untuk selalu berdzikir kepadaNya dan bershoalwat kepada baginda Nabi Muhammad Saw. “Sampai saat ini obat belum ditemukan, karenanya hanya doa kepada Allah SWT bagaimana yang secara rutin dilakukan oleh kita warga nahdliyyin. InsyaAllaah ketika istiqomah melakukan doa ini, Allah akan menurunkan malaikat malaikat untuk mendampingi kita dan kita mudah mudahan diberikan kesehatan keselamatan keberkahan,” tuturnya mengingatkan.

Kiai Halim juga menjelaskan, Janji Nabi Muhammad SAW, siapa yang bersholawat kepadaku satu kali maka Allah bersholawat sepuluh kali, siapa yang bersholawat kepadaku sepuluh kali maka allah bersholawat kepadanya seratus kali, barangsiapa bersholawat kepadaku seratus kali maka jaminan Allah, ia akan dibebaskan dari sifat kemunafikan dan dibebaskan dari siksa api neraka. Bahkan tidak hanya itu, Allah tempatkan ia bersama sama orang yang syahid kelak nanti di hari kiamat.

Oleh karena itu, warga nahliyyin, seluruh tanah air yang dimuliakan oleh Allah SWT tradisi kita tradisi yang baik ini selalu membaca sholawat ini kita lanjutkan, kita teruskan, insyaAllah dengan istiqomah yang kita lakukan ini maka Allah menurukan keberkahannya. Karena Allah bersholawat kepada hambanya yang bersholawat kepada Rasul SAW. kata Kiai Halim menjelaskan.

“Tentu sholawatnya Allah kepada hambanya adalah menurunkan barokah, menurunkan ampunan, dan rahmatnya. Oleh sebab itu, sholawat yang kita baca ini insyaAllah akan Allah turunkan ampunan rahmat dan keberkahan,” pungkasnya mengakhiri. (fqh)

Kontributor : Via Qurrotaaini
Editor : Faqih Ulwan

Spread the love

Comment here