Dakwah NUsantara

Merupakan Sebuah Media Lembaga PBNU yang bergerak di bidang dakwah untuk mensyi'arkan Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. sebuah portal berita yang mensyi'arkan Dakwah yang Ramah serta menyajikan informasi yang menarik bagi Da'i Seluruh Indonesia dan Dunia.

Khutbah

Khutbah Jum’at: Minuman Keras Sumber Segala Kejelekan

Minuman Keras Sumber Segala Kejelekan

اَلحمدُ لِلهِ الذي يُحِبُّ المُتَطَهِرِيْنَ والمُسْتَغْفِرِيْنَ والتَائِبِينَ واَدْخَلَهُمْ فِيْ زُمْرَةِ المُؤمِنِيْنَ الفائِزِيْن فِي الجَنَّةِ خالِدِيْن، َأَشْهَدُ أَنْ لاَإِلهَ إِلاَّ الله المَلِكُ الحَقُّ المُبِيْنُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحمداً رسولُ اللهِ الصادِقُ الوَعْدِ الاَمِيْنُ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ مُحمدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ صَلاةّ وسلاماً دائِمَينِ الى يومِ الدِيْنِ،  أما بعد: فيايها الإخوان، أوصيكم و نفسي بتقوى الله وطاعَتِه لعلكم تُفْلِحون، قال الله تعالى في القران الكريم: أعوذ بالله من الشيطان الرجيم، بسم الله الرحمٰن الرحيم: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا الله وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ الله وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا وقال تعالى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. صَدَقَ اللهُ العَظِيْمُ

Jamaah Jumat rohimakumulluh
Di awal khotbah, di majelis yang mulia ini marilah kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT yaitu dengan menjalankan perintah Allah SWT dengan ikhlas, khusyu’, lagi penuh tawakkal juga menjauhi larangan Allah SWT. Segala puji kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kita rezeki kepada kita sekalian, rezeki berupa makan dan minum yang halalan thoyyibah. Allah yang sholawat dan salam mudah-mudahan tetap terlimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Hadirin Jamaah Jumat hadaniyallah waiyyakum
Salah satu perbuatan yang dilaknat Allah adalah meminum minuman keras (miras), bahkan perbuatan ini Rasulullah menyebutnya dengan ummul khabaits atau sumber segala kejelekan. Kenapa demikian, karena di samping merugikan jasmani dan rohani pelakunya, juga minuman keras menjadi pintu masuk pelanggaran-pelanggaran lain yang bisa berakibat merugikan bagi masyarakat. Misalnya kenakalan remaja, perkelahian, perbuatan asusila, maraknya premanisme, serta masalah sosial lainnya.

Rasulllah SAW bersabda:

الْخَمْرُ أُمُّ الْخَبَائِثِ فَمَنْ شَرِبَهَا لَمْ تُقْبَلْ صَلَاتُهُ أَرْبَعِيْنَ يَوْمًا، فَإِنْ مَاتَ وَهِيَ فِيْ بَطْنِهِ مَاتَ مَيْتَةً جَاهِلَيَّةً

Artinya: “Minuman keras itu induk dari hal-hal yang buruk, siapa yang meminumnya maka shalatnya tidak akan diterima selama empat puluh hari, jika ia meninggal sedangkan minuman keras berada di dalam perutnya, maka ia akan meninggal dunia dalam keadaan jahiliyyah.” (HR. Ath-Thabarani dari sahabat Abdullah bin Amr).

Sebagai gambaran menurut data dari Biro Opsnal Bareskrim Polri, perkara pidana karena miras selama tiga tahun terakhir mulai 2018-2020 sebanyak 223 kasus. Kasus terbesar adalah pelecehan seksual disusul tindak kriminalitas. Sedangkan, terkait dengan kejahatan pengadaan, peredaran, penjualan miras ber-alkohol ataupun miras oplosan selama tiga tahun terakhir dari 2018- 2020, tercatat 1.045 kasus. Selain itu data yang dihimpun Gerakan Nasional Anti Miras (Genam) menunjukkan, 18 ribu nyawa melayang akibat miras setiap tahunnya di Indonesia. Sepertiganya atau 600 orang adalah remaja. Ini sungguh-sungguh fenomena yang amat sangat menghawatirkan.

Jamaah Jumat rohimakumulluh
Maka benarlah kiranya Rasulullah SAW melaknat tentang khamr atas pelaku dan yang memfasilitasinya. Sebagaimana sabdanya yang diriwayatkan oleh Anas RA.

لَعَنَ رَسُوْلُ اللهِ ص فِى اْلخَمْرِ عَشْرَةً: عَاصِرَهَا وَ مُعْتَصِرَهَا وَ شَارِبَهَا وَ حَامِلَهَا وَ اْلمَحْمُوْلَةَ اِلَيْهِ وَ سَاقِيَهَا وَ بَائِعَهَا وَ آكِلَ ثَمَنِهَا وَ اْلمُشْتَرِيَ لَهَا وَ اْلمُشْتَرَاةَ لَهُ. الترمذى و ابن ماجه فى نيل الاوطار

Dari Anas ia berkata, “Rasulullah SAW melaknat tentang khamr sepuluh golongan : 1. yang memerasnya, 2. pemiliknya (produsennya), 3. yang meminumnya, 4. yang membawanya (pengedar), 5. yang minta diantarnya, 6. yang menuangkannya, 7. yang menjualnya, 8. yang makan harganya, 9. yang membelinya, 10. yang minta dibelikannya.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Dalam hadits lain Rasulullah bahkan melarang mengucapkan salam, mensholati ketika mati dan melarang menjenguk peminum khamr saat sakit.

فلا تُسَلِّمُوا عَلَيْهِ ، وَلا تَعُوْدُوْهُ إذا مَرِضَ ، ولا تُصَلوْا عليه إذا مات ، فإنه عند اللهِ سبحانه وتعالي كَعابِدِ الوَثَنِ

Artinya: “Jangan kau mengucapkan salam padanya. Jangan menjenguknya ketika ia sakit. Jangan menshalatinya ketika ia mati. Karena sesungguhnya mereka disisi Allah, kedudukannya seperti penyembah berhala.”

Hadirin Jamaah Jumat hadaniyallah waiyyakum
Khamr adalah minuman keras yang memabukkan dan hukumnya haram mengkonsumsinya. Kata khamr atau al-khamru disebutkan dalam Alquran sebanyak 6 kali dalam Al Qur’an yaitu dalam Surah al-Baqarah: 219, surat Yusuf: 36, Surah Muhammad 15, QS. Al-Maidah 90 dan 91, dan Surah an-Nisa’ Ayat 43. Secara umum ayat-ayat tersebut menggambarkan 3 hal tentang peminum khamr yiatu, dosa besar, dilarang ibadah sholat, dan gambaran perbuatan setan.

Pertama, meminum khamr dosa besar adalah dosa besar. Allah berfirman dalam QS. al-Baqarah ayat 219:

يَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِۗ قُلْ فِيْهِمَآ اِثْمٌ كَبِيْرٌ وَّمَنَافِعُ لِلنَّاسِۖ وَاِثْمُهُمَآ اَكْبَرُ مِنْ نَّفْعِهِمَاۗ وَيَسْـَٔلُوْنَكَ مَاذَا يُنْفِقُوْنَ ەۗ قُلِ الْعَفْوَۗ  كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمُ الْاٰيٰتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُوْنَۙ

Artinya: “Mereka bertanya kepadamu tentang khamr dan judi. Katakanlah: “pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar daripada manfaatnya”. Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: “Yang lebih dari keperluan”. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir.”

Dalam ayat di atas dapat dilihat dari beberapa sisi keharaman khamr yaitu 1) peminum khamr dikaitkan dengan penyembahan pada berhala 2) khamr adalah rijsun (kotor) 3) khamr termasuk perbuatan setan 4) kita diperintahkan untuk menjauhi khamr 5) khamr dapat menimbulkan permusuhan dan kebencian.

Kalimat “wamanfi’u linnasi” pada ayat di atas, menurut Prof. Dr. Quraisy Syihab dalam tafsir Almisbah bahwa manfaat khamr berupa kesenangan sementara, kehangatan di musim dingin, ketersediaan lapangan kerja dan investasi adalah manfaat duniawi yang dinikmati segelintir orang dan akan mengakibatkan kerugian besar bagi pelakunya, kalau tidak di dunia ini pasti di akhirat kelak.

Kedua, dilarang untuk menunaikan ibadah salat. Dalam Surah an-Nisa’ Ayat 43 Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَقْرَبُوا الصَّلَاةَ وَأَنْتُمْ سُكَارَىٰ حَتَّىٰ تَعْلَمُوا مَا تَقُولُونَ وَلَا جُنُبًا إِلَّا عَابِرِي سَبِيلٍ حَتَّىٰ تَغْتَسِلُوا ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَفُوًّا غَفُورًا

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekadar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.”

Allah SWT memerintahkan kita untuk ibadah kepada Allah sedangkan sholat adalah bentuk yang paling nyata dan utama dalam beribadah kepada Allah. Sholat khusyu’ adalah level paling tinggi bagi orang yang berpredikat mukmin. Orang yang mabuk hilanglah akalnya, tdak sah sholatnya dan juga turunlah derajat kemanusiaanya,

Ketiga, minum khamr adalah perbuatan setan. Dalam surat QS. al-Maidah ayat 90 Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”

Khamr adalah barang kotor, haram, dan sumber dari segala kejelekan. Allah SWT mencela perkara-perkara yang buruk ini, dan memberitakan bahwa semua itu adalah perbuatan syaitan dan kotor atau najis. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kita mendapat keberuntungan. Karena sesungguhnya keberuntungan tidak akan sempurna kecuali dengan meninggalkan apa yang Allah haramkan, khususnya perkara-perkara keji dan kotor.

Jamaah Jumat rohimakumulluh
Demikianlah khutbah ini. Mudah-mudahan khutbah ini dapat kita hikmati bersama dan semoga kita senantiasa diberikan keberuntungan oleh Allah dan dijauhkan dari perbuatan-perbuatan keii dan tercela. Amin ya rabbal alamin

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيم
. بَارَكَ الله لِى وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ, وَنَفَعَنِى وَإِيَّاكُمْ بِمَافِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذْكُرَ الْحَكِيْمَ وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ َاِنَّهُ هُوَالسَّمِيْعُ العَلِيْمُ , وَأَقُوْلُ قَوْلى هَذَا فَاسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم

KHOTBAH 2

اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوآللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

Oleh:
KH. Ahmad Zuhri Adnan, M. Pd.
Ketua LDNU Kab. Cirebon
Pengasuh PP Ketitang Cirebon

Spread the love

Comment here