Dakwah NUsantara

Merupakan Sebuah Media Lembaga PBNU yang bergerak di bidang dakwah untuk mensyi'arkan Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. sebuah portal berita yang mensyi'arkan Dakwah yang Ramah serta menyajikan informasi yang menarik bagi Da'i Seluruh Indonesia dan Dunia.

NasionalPendidikan Islam

KH. Agus Salim HS : Etika itu Penting, Guru Harus Menanamkan Akhlak

Jakarta, Dakwah NU
Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD-PBNU), KH. Agus Salim HS mengatakan pentingnya akhlak dalam dunia pendidikan. Menurutnya pendidikan harus memuat konsep pengajaran etika berperilaku dan bersikap baik ke yang muda ataupun yang lebih tua.

“Moral itu penting sekali. Jadi gini, kenapa saya anggap ini penting, pertama ketika kita mengajar itu terlebih dahulu bagaimana kita sebagai guru ya harus menanamkan betul betul akhlaq kepada murid, dan terlebih dahulu kita sebagai guru ya harus berakhlaq, memberikan contoh,” terang Abi yang merupakan panggilan akrabnya.

Hal ini diutarakan, mengingat pada Sabtu (9/2/2019) lalu, telah terjadi sebuah persekusi oleh seorang siswa terhadap guru. Kejadian ini bermula ketika guru tersebut menegur sang siswa karena merokok di sekolah sehingga membuat siswa marah. Persekusi yang terjadi menandakan bahwa terdapat kesalahan pengajaran di sekolah terutama pengajaran mengenai akhlak.

“Ini adalah suatu fenomena yang sungguh sangat memprihatinkan apalagi baru baru ini kita dengar ada murid yang melawan atau berbuat secara fisik kekerasan terhadap guru yang notabenenya guru itu kalau saya dengar adalah guru yang bersifat honorer,” ungkap Abi menanggapi.

Kejadian perkusi kepada guru ini membuat prihatin Kiai Agus Salim mengingat perundungan ini dilakukan kepada guru honorer yang memiliki upah sangat minim. Beliau juga menuturkan bahwa hal tersebut merupakan suatu kelemahan, menurutnya sebagai guru harus bersikap tegas.

Guru juga harus memberikan contoh dan akhlak yang baik sehingga diharapkan secara perlahan murid bisa meneladani perilaku perilaku yang dimiliki oleh guru. Penanaman suatu konsep bahwa guru merupakan pengemban amanat dari orang tua untuk mendidik murid juga penting. Konsep tersebut harus tertanam kepada murid sehingga murid lebih menghargai guru seperti menghargai orang tua.

Kiai Agus Saim yang juga merupakan Pengasuh Yayasan Manbaul Hikmah juga mengingatkan kepada para orang tua untuk tetap memonitoring kegiatan belajar anaknya. Orang tua perlu melakukan komunikasi dengan guru untuk mengetahui perkembangan anaknya.

“Ingat, madrasah pertama itu ya orang tuanya. Ya kalau untuk pendidikan ya yang nomer dua lah. Yang pertama justru lingkungan terdekat yakni keluarnya, dalam hal ini orang tuanya,” tegasnya.

Orang tua juga harus sadar untuk memberikan pendidikan akhlaq kepada anaknya. Selain itu, Abi juga mengajak para murid untuk berusaha menjaga amanah yang diberikan dari orang tua dengan belajar dengan sebaik baiknya di madrasah atau sekolah. (Ahn)

*Via Qurrotaaini (Mahasiswi Univ Diponegoro)

Spread the love

Comment here