Dakwah NUsantara

Merupakan Sebuah Media Lembaga PBNU yang bergerak di bidang dakwah untuk mensyi'arkan Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. sebuah portal berita yang mensyi'arkan Dakwah yang Ramah serta menyajikan informasi yang menarik bagi Da'i Seluruh Indonesia dan Dunia.

Nasional

Istri KH. Afifuddin Muhajir Wafat, Ketua LD PBNU Ucap Belasungkawa

Jakarta, Dakwah NU
Innalillahi wa Inna Ilahi Rajiun istri KH. Afifuddin Muhajir, Wakil Pengasuh Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Kabupaten Situbondo Nyai Hj Fatimatuzzahra binti Kiai Idris, wafat pada Ahad (10/10/21) sekitar pukul 12.00 WIB.

Informasi duka meninggalnya Nyai Fatimah itu beredar luas di jejaring dan grup-grup WhatsApp lingkungan NU Jatim sejak Ahad siang selepas Zuhur. Kabar tersebut juga terkonfirmasi dengan tersebarnya poster ucapan duka dari Ma’had Aly Situbondo di media sosial.

“Iya betul, istri Kiai Afif wafat, namanya Nyai Hj Fatimatuzzahra binti Kiai Idris. Wafat di rumah sakit di Jember,” kata Ahmad Husain Fahasbu, orang dekat Kiai Afifuddin Muhajir.

Mengetahui wafatnya Nyai Hj Fatimatuzzahra, Ketua LD PBNU K.H. Agus Salim HS turut berduka cita. Abi Agus Salim juga mendoakan semoga dakwahnya menjadi berkah, menjadi sebab gugurnya dosa, dan akhir hayatnya husnul Khotimah.

“Semoga peran dakwahnya, menjadi sababiyah gugurnya dosa, dan akhir hayatnya husnul khotimah,” ujar Abi mendoakan.

Abi juga menyampaikan agar warga Nahdliyyin di manapun berada agar ikut serta mendoakan almarhumah sehingga diampuni dan amal baiknya diterima oleh Allah Swt.

“Saya mengajak kerabat, teman seperjuangan di NU, warga NU semua mendoakan almarhumah, agar diampuni dosanya, dan amal baiknya menjadi penolongnya. Aamiin,” tutup Abi.

Setelah kabar itu menyebar, ucapan duka pun mengalir deras di jejaring dan grup-grup WhatsApp lingkungan NU. Semuanya memanjatkan doa untuk almarhumah.

“Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’un. Allahummaghfirlahaa warhamhaa wa’aafihaa wa’fu’anhaa,” tulis KH Abdul A’la, Wakil Ketua PWNU Jatim yang juga Pengasuh Pesantren Annuqayah daerah Latee Guluk-Guluk, Sumenep.

Spread the love

Comment here