Dakwah NUsantara

Merupakan Sebuah Media Lembaga PBNU yang bergerak di bidang dakwah untuk mensyi'arkan Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. sebuah portal berita yang mensyi'arkan Dakwah yang Ramah serta menyajikan informasi yang menarik bagi Da'i Seluruh Indonesia dan Dunia.

HikmahKonsultasi OnlineTaushiyah

Hewan Betina Untuk Qurban

DakwahNU-Hewan betina ini sering ditanyakan dalam Pelatihan Fiqih Qurban, termasuk untuk nanti malam yang oleh panitia sudah dikirim pertanyaannya kepada saya. Dalam Madzhab Syafi’iyah dijelaskan:

يَصِحُّ التَّضْحِيَةُ بالذكر وَبِالْأُنْثَى بِالْإِجْمَاعِ وَفِي الأفضل مِنْهُمَا خِلَافٌ (الصَّحِيحُ) الَّذِي نَصَّ عَلَيْهِ الشَّافِعِيُّ فِي الْبُوَيْطِيِّ وَبِهِ قَطَعَ كَثِيرُونَ أَنَّ الذكر أفضل مِنْ الْأُنْثَى

Sah menyembelih Qurban dengan hewan jantan dan betina berdasarkan Ijma’ Ulama. Terkait mana yang lebih utama? Terdapat perbedaan pendapat. Menurut Qaul yang sahih dan telah dijelaskan oleh Asy-Syaafi’i dalam kitab Buwaithi dan diikuti oleh banyak ulama bahwa hewan jantan lebih utama dari pada betina (Al-Majmu’ 8/397)

Disisi lain Dinas Peternakan mensosialisasikan larangan menyembelih hewan betina yang terdapat dalam Pasal 9 ayat (2) PP 95/2012 “Bukan ruminansia besar betina anakan dan betina produktif”.

Peraturan Pemerintah ini tetap bisa kita lakukan karena memang secara Fikih lebih utama jantan. Ajaran Islam tetap kita amalkan dan peraturan di NKRI jangan kita langgar. Sebab Agama dan Negara tidak perlu dipertentangkan. (Yzp)

Penulis: KH. Makruf Khozin
Dewan Pakar Aswaja NU Center Jawa Timur

Spread the love

Comment here

Dakwah Nusantara

Dakwah Ramah, Dakwahnya Ahlusunnah wal Jama'ah an-Nahdliyyah