Dakwah NUsantara

Merupakan Sebuah Media Lembaga PBNU yang bergerak di bidang dakwah untuk mensyi'arkan Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. sebuah portal berita yang mensyi'arkan Dakwah yang Ramah serta menyajikan informasi yang menarik bagi Da'i Seluruh Indonesia dan Dunia.

Nasional

Gus Nadir Tanggapi Pernyataan Yahya Waloni Soal Habib Quraish Shihab

Jakarta, Dakwah NU
Ra’is Syuriah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Australia dan Selandia Baru Gus Nadirsyah Horsen turut mengomentari pernyataan Yahya Waloni yang mendoakan Habib Quraish Shihab agar cepat wafat.

Dalam cuitan yang diunggah di akun Twitter pribadinya @na_dirs pada Selasa, 6 April 2021, ia mengatakan bahwa Yahya Waloni keliru jika menyebut ulama Indonesia Habib Quraish Shihab sempat menjadi saksi ahli yang mendukung Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok dalam persidangannya.

“Kalau dasar mendoakan Bib Prof MQS cepat mati itu karena Yahya Waloni bilang beliau jadi saksi ahli mendukung Ahok di persidangan, itu jelas keliru,” ujarnya.

Menurut Gus Nadir, ayah dari presenter kenamaan Najwa Shihab itu tidak pernah menjadi saksi ahli dalam kasus yang menjerat Ahok. “Bib Prof M Quraish Shihab (MQS) tdk pernah jadi saksi ahli buat Ahok,” tutur Gus Nadir menambahkan.

Tokoh NU itu lantas menilai bahwa Yahya Waloni telah keliru dan menyebut bahwa pernyataannya soal Habib Quraish Shihab pernah menjadi saksi ahli sidang Ahok adalah hoaks. “Mau doa aja kok dasarnya hoaks. Diketawain malaikat,” katanya di akhir cuitan tersebut.

Viral di jagat maya, pendakwah Yahya Waloni sempat melontarkan pernyataan yang menyebutkan bahwa dirinya mengharapkan agar ulama Habib Quraish Shihab segera wafat.

Harapan ini terekam dalam video yang baru-baru ini kembali beredar luas di jagat maya yang diduga direkam sekitar dua tahun lalu.

Yahya Waloni sendiri adalah pendakwah asal Manado yang lahir dan dibesarkan di lingkungan keluarga beragama kristen, dengan nama Yahya Yopi Waloni.

Ia pun awalnya merupakan seorang tokoh intelektual di kalangan non-muslim, serta pernah terdaftar sebagai pendeta di Badan Pengelola Amsinode GKI Tanah Papua, wilayah VI Sorong-Kaimana.

Yahya Waloni diketahui memeluk Islam pada Oktober 2006, mengganti namanya menjadi Muhammad Yahya Waloni, dan mulai aktif mendalami agama tersebut.

Kemudian, Yahya Waloni lantas memutuskan untuk menjadi pendakwah dan memberi ceramah dalam acara-acara kajian.

Namun, isi ceramahnya tersebut tak jarang menuai pro dan kontra lantaran kerap dinilai frontal, dengan topik pembahasan seputar misionaris dan kristenisasi. (red)

Spread the love

Comment here