Dakwah NUsantara

Merupakan Sebuah Media Lembaga PBNU yang bergerak di bidang dakwah untuk mensyi'arkan Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. sebuah portal berita yang mensyi'arkan Dakwah yang Ramah serta menyajikan informasi yang menarik bagi Da'i Seluruh Indonesia dan Dunia.

HikmahTaushiyah

Gus Kautsar : Rasulullah, Hadiah Terbesar Umat Islam

“Para Sahabat bertanya ‘Bagaimana cara kita meningkatkan rasa syukur kita kepada Allah SWT?’ Kemudian Kanjeng Nabi menyampaikan sebuah hadist qudsi yang berbunyi ‘Abdi lam tasykurni idza lam tasykurman ajahiduanni’mah ‘alaiha yadhaik’ sebelum kamu bersyukur kehadirat Allah SWT kamu harus berterimakasih akan keberadaan saya (Muhammad), kalau  boleh ngomong begitu, akan keberadaan saya di sekitar kamu semua,” kata KH. Abdurahman al Kautsar, Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Mojo, Ploso, Kediri pada peringatan Maulid Nabi (5/11).

Beliau menjelaskan, peringatan Maulid Nabi adalah ungkapan rasa syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. Meski berbagai cara untuk memperingatinya, hakikatnya adalah sebuah cara untuk memupuk kecintaan kita pada Baginda Muhammad SAW. Tentu saja hal ini karena Nabi Muhammad adalah bisyaroh atau hadiah terbesar yang Allah SWT berikan kepada umat manusia.

“Beliau (Kiai Abdus Salam Sohib, Pengasuh Pondok Mambaul Ma’arif Jombang) mengatakan bagi orang orang yang masih kayak saya, mudah sekali melakukan dosa, sudah tenang, ndak usah terlalu khawatir fajahu rasulillah qad jabaru naqsa kekurangan kekurangan kita akan ditutup akan ditambal dengan keberadaan Rasulullah SAW,” jelas Gus Kautsar, begitu ia akrab disapa.

Nabi Muhammad sangat mencintai umatnya dan mengkhawatirkan umatnya. Kekhawatiran ini sering membuat Nabi Muhammad SAW menangis dan berdoa kepada Allah SWT.

Oleh karenanya, Allah SWT menurunkan ayat Walasaufa yu’thiika rabbuka fatardho (Q.S. Ad Dhuha 93:5) yang mempunyai arti Dan sesungguhnya Tuhanmu akan memberikanmu (kejayaan dan kebahagiaan di dunia dan di akhirat) sehingga engkau reda – berpuas hati. Ayat ini turun untuk menenangkan Nabi Muhammad karena Nabi mengingankan tidak ada umatnya yang masuk neraka.

“Malah dawuhe Rasulullah SAW, langsung beliau mengatakan ‘Ya Rabb, La ardho wawahiddun min ummati fin nar, Ya Allah, saya tidak akan rela satu saja hambaku masuk neraka, tidak akan rela,” cerita Gus Kautsar.

Beliau mengajak kita untuk memupuk kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW. Rasulullah sangat menyayangi umatnya. Umat Nabi Muhammad pun adalah umat yang terbaik.

Umatku, Umat Muhammad SAW adalah umat yang sangat disayangi oleh Allah SWT. Bagaimana tidak, tadkhulu kubura habi dhunubiha dia besok masuk kubur persiapannya adalah tumpukan tumpukan dosa tadhkhulu kubura habi dhunubiha cuma antike watakhruju ‘anha la dhunuba ‘alaiha dia keluar dari kubur sudah sama sekali tak bawa dosa yumahhasu ‘alaiha bistighfaril mu’mminillaha dihapus semua barakah istighfar teman temannya, istighfar orang mukmin yang lain

Banyak hal yang membuat kita, umat Nabi Muhammad SAW, insyaAllah harus berbahagia akan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Sehingga jangan sampai kita terpengaruh terhadap cibiran orang orang di sekitar kita.

“Di mana tempat di situ dibaca maulid Rasulullah SAW, pasti akan dinaungi oleh para malaikat, dan yang paling penting akan diturunkan rahmat Allah SWT, ‘ala ahli dhalika makkan, dan orang orang yang berada di situ akan selalu mendapat rahmat oleh Allah SWT,” tutup Gus Kautsar. (fqh)

*Via Qurrotaaini (Mahasiswi Univ Diponegoro)
pict from NU Channel

Spread the love

Comment here

Dakwah Nusantara

Dakwah Ramah, Dakwahnya Ahlusunnah wal Jama'ah an-Nahdliyyah