Dakwah NUsantara

Merupakan Sebuah Media Lembaga PBNU yang bergerak di bidang dakwah untuk mensyi'arkan Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. sebuah portal berita yang mensyi'arkan Dakwah yang Ramah serta menyajikan informasi yang menarik bagi Da'i Seluruh Indonesia dan Dunia.

Nasional

Deklarasi Kemerdekaan, Habib Luthfi: Cinta Tanah Air dapat Ditumbuhkan dengan Rasa Memiliki

Jakarta, Dakwah NU
Rais Aam Idarah Aliyah Jam’iyah Ahlit Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyah (Jatman), Habib Luthfi bin Yahya turut hadir mengisi acara Silaturahmi Kebhinekaan yang diadakan di Benteng Vastenburg, Solo,  Senin, (7/9/2020).

Acara yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Kapolda Jateng, Pangdam Diponegoro dan para tokoh Lintas Agama tersebut menekankan kembali arti nasionalisme dan kebersamaan. Salah satunya adalah sambutan dari Habib Luthfi, yang banyak menyampaikan pesan mengenai sejarah dan cinta tanah air.

Dalam sambutannya, beliau mengajak kepada para tamu pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, untuk mencontoh para sesepuh dalam menanamkan cinta tanah air sejak dinii.

“Cinta tanah air itu bukan karena laut kita luas dan pulau kita kaya, tapi cinta tanah air kita yaitu mampu menghargai apa yang diciptakan Yang Maha Esa di bangsa Indonesia”, lanjutnya menerangkan.

Ketua Forum Sufi Dunia ini, juga menekankan kepada semua masyarakat untuk menghargai kearifan lokal dengan mulai menggunakan produk yang dikeluarkan bumi Pertiwi.

“Kita angkat kearifan lokalnya, karena kita memiliki rasa memiliki atau handarbeni kepada negeri ini,” ajaknya. Kemudian, Habib Luthfi juga mencontohkan, “Ayam indonesia, bukan ayam bangkok ataupun lele bangkok,”.

Menurut beliau, jika perasaan memiliki sudah ditumbuhkan dalam lingkup penggunaan produk lokal, maka sektor perekonomian akan cepat tertolong.  .

“Indonesia melekat, NKRI melekat, Ideologi melekat, insyaAllah menjadi benteng dan menjaga keutuhan negara Indonesia,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, orang nomor satu di Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga ikut andil menyampaikan sambutan. Beliau mengajak kepada seluruh masyarakat untuk nguri-nguri (merawat) kesepakatan ber-Indonesia dan memperkuat Pancasila sebagai ideologi bangsa. Tidak lupa, beliau juga mengingatkan agar masyarakat selalu tulung tinulung (tolong menolong) dalam menghadapi wabah covid-19.

Di puncak acara, seluruh peserta yang dipimpin oleh Ganjar Pranowo mendeklarasikan empat poin Deklarasi Setia.

“Kami segenap unsur pemerintah TNI Polri, serta para tokoh lintas agama dan segenap tokoh masyarakat se Solo Raya berkomitmen untuk: Satu, memegang teguh ideologi Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dua, merajut kebhinekaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, untuk mewujudkan Indonesia yang damai sejahtera dan maju. Tiga, menolak segala bentuk intoleransi, kekerasan, radikalisme dan terorisme. Empat, mendukung penegakan instruksi presiden Nomor 6 Tahun 2020, untuk meningkatkan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian virus covid-19″, ucap seluruh peserta secara serempak.

Kontributor: Fadhilla Berliannisa (Mahasiswi Univ Diponegoro)

Spread the love

Comment here